PALEMBANGPENDIDIKANPRABUMULIH

Wako Ridho Yahya Jadi Narsum Di Kuliah Umum Mahasiswa STIK Bina Usaha Palembang

Palembang, Gemasab Pos. Id.  – Walikota (Wako) Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM, Menjadi nara sumber (Narsum) di kuliah umum mahasiswa STIK Bina Usaha Palembang, Kamis (13/7/23). Tentunya, selalu memberikan motivasi dan semangat.

Diantaranya, pesan Wako Prabumulih bakal digadang-gadang bersaing dalam Pilgub Sumsel ini, menyebutkan, kalau pemimpin milenial adalah pemimpin mensejahterakan masyarakatnya.

“Tidak membuat masalah dan tidak meninggalkan masalah, dan selalu berinovasi,” beber Wako Ridho Yahya.

Seperti dilakukannya di Prabumulih, 1 periode menjabat Wawako dan 2 periode menjabat Wako telah berupaya secara maksimal membangun Prabumulih dan mensejahterakam masyarakatnya.

“Lewat inovasi, 12 program unggulan Pemkot Prabumulih. Dan, telah dirasakan masyarakat Prabumulih. Yaitu, program bedah rumah, infak pegawai, gas kota, penolakan tambang batubara, insentif bagi masyarakat, pembangunan rumah ibadah, sholat dan BTA, layanan shubuh serta lainnya,” urai Wako Ridho Yahya.

Ketua Yayasan Bina Husada Palembang, Drs, M Ali Yusuf menerangkan, kuliah umum adalah kegiatan tujuannya menambah pengetahuan mahasiswa, karena secara langsung di kuliah umum ini materi disampaikan narasumber hebat dan ahli dalam bidangnya.

“Ini ajang bagi mahasiswa dan juga dosen menambah wawasan. Apa yang nanti disampaikan jangan hanya dicatat tetapi benar-benar diterapkan dan diambil nilai positifnya,” jelasnya.

Sementara itu, pantauan awak media, para mahasiswa STIK Bina Husada Palembang tampak terpukau penjelasan Wako Prabumulih 2 periode ini.

“Materi disampaikan Pak Ridho sangat menginspirasi kita semua dan bermanfaat. Semua orang bisa menangkap dan merekam informasi telah disampaikan,” ujar Eka Brianita, salah satu mahasiswa Prodi S1 Keperawatan.

“Program-program Pak Ridho Yahya sendiri menurut saya pribadi sangat luar biasa. Inovasi sudah beliau terapkan di Prabumulih dapat dikatakan berhasil. Program-programnya banyak membantu masyarakat. Semoga bisa diterapkan,” tutup, mahasiswa lain, Nadia Forenza, Program D3 Kebidanan menambahkan. (BS,BN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *