Silaturahmi Petugas TPA, Penjaga Masjid dan Penjaga Rumah Ibadah Non Muslim, Petugas Memandikan Mengkafani Jenazah, Guru Ngaji Tradisional, Petugas TPU, Petugas Taman Makam Pahlawan, Anggota Tagana, Pekerja Sosial Masyarakat dengan Walikota Prabumulih.
Silaturahmi Petugas TPA, Penjaga Masjid dan Penjaga Rumah Ibadah Non Muslim, Petugas Memandikan Mengkafani Jenazah, Guru Ngaji Tradisional, Petugas TPU, Petugas Taman Makam Pahlawan, Anggota Tagana, Pekerja Sosial Masyarakat dengan Walikota Prabumulih.
Prabumulih, Gemasab Pos. Id. – Kamis, 3 Juli 2025 berlangsung Silaturahmi Petugas TPA, Penjaga Masjid dan Penjaga Rumah Ibadah Non Muslim, Petugas Memandikan Mengkafani Jenazah, Guru Ngaji Tradisional, Petugas TPU, Petugas Taman Makam Pahlawan, Anggota Tagana, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dengan Walikota Prabumulih. Kegiatan dipusatkan di Gedung Kesenian Rumah Dinas Walikota Prabumulih dan pertemuan dibagi menjadi dua sesi.

Pada kegiatan itu, Walikota Prabumulih H Arlan menyampaikan, Pemerintah Kota akan melakukan evaluasi terhadap para pekerja sosial, khususnya guru ngaji. Dikatakannya Ia akan turun kelapangan melalui tim untuk melihat langsung baik ke TPA-TPA maupun tempat-tempat pengajian tradisional.

“Siapa yang benar-benar banyak anak muridnya ngaji di TPA maupun di pengajian Tradisional, itu nanti akan kami nilai.” Ujarnya. Dijelaskannya, Pemerintah Kota Prabumulih akan membentuk tim khusus yang bertugas mendata ulang seluruh guru ngaji, baik dari TPA maupun pengajian tradisional, menurutnya, ini dikarenakan saat ini banyak pengajar ngaji yang tidak memiliki murid dan tidak menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik agama.

“Dari data sementara, jumlah pengajar ngaji yang tercatat mencapai sekitar 1.200 orang, ini akan kita lakukan pendataan ulang, bagi guru ngaji yang aktif akan kita pertahankan, yang tidak aktif akan kita evaluasi dan kemungkinan besar akan dicoret dari daftar penerima honor,” tegasnya.

Tambahnya,”Bagi guru ngaji yang banyak anak muridnya dan tempatnya bersih, rapi, “Maka, itu akan kita umrohkan,” ujarnya menambahkan.(ADV. Pemkot).
