PEMERINTAHANPRABUMULIH

Dihadapan DPRD Wako H Arlan Ungkap Capaian dan Tantangan Dalam Pelaksanaan APBD 2024

Prabumulih, Gemasab Pos. Id. – Pada Rapat Paripurna DPRD Kota Prabumulih yang membahas Laporan Pertanggungjawaban (LPj) APBD Tahun Anggaran 2024,  berlangsung di Ruang Rapat DPRD Prabumulih pada, Senin, 7 Juli 2025. Walikota (Wako) Prabumulih H Arlan, menyampaikan sejumlah capaian strategis Pemerintah Kota Prabumulih dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.

Disampaikannya, sejumlah program prioritas yang telah direncanakan sejak awal tahun anggaran telah berhasil direalisasikan sesuai dengan target. Disebutnya, tiga sektor utama yang menjadi fokus perhatian, yakni, Infrastruktur dasar, Pendidikan, dan Kesehatan, mendapatkan porsi terbesar dalam alokasi anggaran dan menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Diuraikannya, pada sektor Infrastruktur, Pemkot Prabumulih telah menyelesaikan sejumlah proyek strategis seperti peningkatan jalan lingkungan, rehabilitasi drainase di kawasan rawan banjir, serta pembangunan jembatan penghubung antar-kelurahan. Proyek-proyek ini tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah di dalam kota.

“Perbaikan infrastruktur bukan hanya soal bangunan fisik, tapi juga soal membuka akses yang lebih baik untuk ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik,” urainya.

Lanjutnya, Dalam bidang pendidikan, Pemerintah Kota Prabumulih telah meningkatkan bantuan untuk sekolah-sekolah negeri maupun swasta, serta memperluas program beasiswa untuk siswa berprestasi dan kurang mampu. Selain itu, pelatihan guru dan digitalisasi pembelajaran juga menjadi bagian dari reformasi pendidikan yang tengah digencarkan.

Sementara di sektor kesehatan, beberapa capaian yang disorot antara lain peningkatan fasilitas di Puskesmas, pengadaan alat kesehatan baru, serta program pencegahan stunting yang terus diperkuat dengan dukungan lintas sektor.

“Anak-anak yang sehat dan cerdas adalah investasi masa depan kita. Maka, dua sektor ini tidak boleh luput dari perhatian,” ucap Wako H Arlan.

Meski banyak capaian yang dapat dibanggakan, Wako H Arlan tak menutupi bahwa ada sejumlah kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan APBD 2024. Beberapa program harus mengalami penyesuaian karena berbagai hambatan, mulai dari keterlambatan administrasi, proses lelang yang tidak berjalan sesuai waktu, hingga hambatan teknis di lapangan.

“Evaluasi ini penting, agar kami bisa lebih tepat dalam menyusun rencana pembangunan tahun berikutnya,” ujar Wako.

Ia menyampaikan bahwa proses pembangunan bukanlah jalan mulus tanpa tantangan. Oleh karena itu, keterbukaan terhadap kekurangan justru menjadi kunci untuk terus memperbaiki diri.

Menutup laporannya, Walikota menegaskan bahwa tahun 2025 akan menjadi momen penting untuk memperkuat koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta mempercepat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. Menurutnya, pelayanan publik yang cepat, efisien, dan transparan hanya bisa terwujud jika didukung sistem digital yang terintegrasi.

“Digitalisasi bukan pilihan, tapi keharusan. Kami ingin semua layanan publik bisa diakses masyarakat dengan lebih mudah, cepat, dan transparan,” tegasnya.

Pemerintah Kota Prabumulih juga berkomitmen untuk terus menggandeng berbagai pihak, termasuk masyarakat dan sektor swasta, dalam membangun kota yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.

Pemaparan capaian APBD ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Prabumulih untuk menjalankan pemerintahan yang terbuka, bertanggung jawab, dan berorientasi pada hasil nyata. Dengan pendekatan evaluatif dan perencanaan yang berbasis data, Prabumulih siap menghadapi tantangan pembangunan ke depan secara lebih tangguh dan adaptif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *